Panduan Aplikasi DIGROW untuk Tanaman, Ternak, Ikan, Udang, Jangkrik, dll

Panduan Aplikasi DIGROW

Panduan Aplikasi DIGROW untuk Tanaman, Ternak, Unggas, Ikan, Udang dan lain-lain akan disajikan secara lengkap dalam bentuk video di halaman ini.

Cara Aplikasi untuk Tanaman

Pupuk Organik DIGROW, bisa diaplikasikan secara Fleksibel (luwes) disesuaikan dengan Keadaan Tanaman, dengan beberapa Metode / Teknik / Cara, yaitu :
  1. SEMPROT PADA DAUN
  2. SEMPROT PADA BATANG
  3. BOR PADA BATANG
  4. INFUS MELALUI AKAR
  5. SUNTIK / INJEKSI
  6. TUGAL / KOCOR MELALUI BIOPORI

Berikut Penjelasan & Video Panduan-nya : (Klik satu persatu pada tanda panah di pojok kiri tombol di bawah ini)
1. CARA SEMPROT PADA DAUN

Panduan Aplikasi DIGROW dengan CARA SEMPROT PADA DAUN sangat dianjurkan, karena dengan disemprotkan langsung ke daun, Pupuk Organik DIGROW akan masuk ke mulut daun (stomata). Sehingga Nutrisi yang terdapat di dalam Pupuk Organik DIGROW bisa langsung diolah dalam proses fotosintesa.
Cara Semprot pada Daun ini adalah CARA YANG PALING HEMAT & EFEKTIF.

Peralatan & Cara Aplikasi:

  • Gunakan Tangki Semprot Manual atau Mesin.
  • Dosis Konsentrasi
    • DIGROW HIJAU :
      3 ml / liter Air
    • DIGROW MERAH :
      5 ml / liter Air
  • Atur Nozzle dengan rapat sehingga menghasilkan semprotan yang menyebar & berkabut saja, supaya lebih hemat.
  • Semprotkan secara merata ke seluruh bagian (terutama bagian bawah) Daun & Batang.
  • Bila ada serangan Hama atau Penyakit, Pupuk DIGROW boleh dicampur dengan pestisida jenis apapun termasuk Bakterisida.
  • Mohon diperhatikan juga, apakah Pestisidanya boleh atau tidak jika dicampur dengan DIGROW. 
  • Waktu Penyemprotan adalah :
    • PAGI
      + jam 06.00 – 09.00
    • SORE
      + jam 16.00 – 18.00
    • TIDAK BOLEH Melakukan Penyemprotan Pupuk DIGROW saat Panas Matahari Terik 
    • TIDAK BOLEH melakukan Penyemprotan Pupuk DIGROW pada Malam Hari
    • TIDAK DISARANKAN menyemprot saat cuaca mendung, karena rawan turun hujan.

Panduan Aplikasi DIGROW dengan CARA SEMPROT PADA BATANG, dilakukan pada Tanaman Kehutanan yang diambil Kayunya dan Tanaman Karet yang diambil getahnya yang tingginya sudah tidak bisa lagi dijangkau dengan Teknik Semprot Pada Daun.

Mengapa Tidak dilakukan dengan Teknik Bor pada Batang ?
Karena Teknik Bor pada Batang akan merusak Batang Kayu-nya. Padahal Batang Kayu-nya adalah yang dibutuhkan.

Peralatan & Cara Aplikasi:

  • Gunakan Tangki Semprot Manual atau Mesin.
  • Dosis Konsentrasi untuk Semprot pada Batang ini digandakan dari Dosis Konsentrasi semprot pada Daun, yaitu menjadi :
    • DIGROW HIJAU :
      6 ml / liter Air
    • DIGROW MERAH :
      10 ml / liter Air
  • Atur Nozzle dengan rapat sehingga menghasilkan semprotan yang menyebar & berkabut saja, supaya lebih hemat.
  • Semprotkan secara merata ke seluruh Batang Pohon dan sebagian Daun jika ada Daun yang masih terjangkau.
  • Bila ada serangan Hama atau Penyakit, Pupuk DIGROW boleh dicampur dengan pestisida jenis apapun termasuk Bakterisida.
  • Mohon diperhatikan juga, apakah Pestisidanya boleh atau tidak jika dicampur dengan DIGROW. 
  • Waktu Penyemprotan adalah :
    • PAGI
      sekitar jam 06.00 – 09.00
    • SORE
      sekitar jam 16.00 – 18.00
    • TIDAK BOLEH Melakukan Penyemprotan Pupuk DIGROW saat Panas Matahari Terik 
    • TIDAK BOLEH melakukan Penyemprotan Pupuk DIGROW pada Malam Hari
    • TIDAK DISARANKAN menyemprot saat cuaca mendung, karena rawan turun hujan.

Panduan Cara Aplikasi BOR BATANG, biasanya dilakukan pada TANAMAN BUAH-BUAHAN yang tinggi Tanamannya sudah tidak bisa terjangkau jika dilakukan Teknik Semprot pada Daun.

Persyaratan
Diameter (Garis Tengah) batang tanaman minimal 30 cm

Peralatan
Siapkan peralatan sebagai berikut :

  • Alat bor dengan diameter mata bor 22–25 mm
  • Pipa paralon PVC diameter ½ inchi (mata bor 22 mm) atau ¾ inchi (mata bor 25 mm)
Panduan Aplikasi DIGROW - Teknik Bor

Cara Aplikasi

  • Buat lubang dengan bor pada batang tanaman dengan kedalaman ± 10 cm, ketinggian pengeboran antara 60–80 cm dari permukaan tanah, dengan posisi pengoboran miring 45°.
  • Potong pipa paralon dengan panjang 20 cm, dengan salah satu sisinya miring, dan masukkan pipa paralon tersebut pada lubang bor dengan kedalaman 10 cm (10 cm ke dalam, dan 10 cm ke luar).
  • DOSIS KONSENTRASI :
    Tuangkan DIGROW sebanyak 1 sendok teh ke dalam pipa paralon yang telah dipasang dan isi dengan air bersih hingga penuh, lalu tutup ujung paralon dengan tutup khusus untuk  paralon.
    Gunakan DIGROW HIJAU bila kondisi tanaman kurang sehat, atau sehabis dipanen.
    Dan gunakan DIGROW MERAH bila sedang berbunga/berbuah atau untuk merangsang bunga/buah.
  • Interval aplikasi setiap 40–45 hari sekali. Pemupukan NPK granul harus tetap diberikan setiap 3–4 bulan sekali, untuk memperoleh hasil dan stabilitas produksi yang tinggi.
  • DISARANKAN
    Dibarengi Aplikasi Semprot pada Batang dengan Interval 2 minggu sekali.

Aplikasi infus pada tanaman dapat diterapkan pada tanaman berumur lebih dari 5 tahun atau tanaman dengan kondisi sudah sulit dilakukan penyemprotan langsung ke daun. Cara aplikasi infus sama efektifnya dengan teknik lain dalam aplikasi pupuk digrow.

Aplikasi Sistem INFUS AKAR, dengan cara sebagai berikut:

a. Cari akar yang masih produktif, potong akar tersebut.
b. Buat larutan pupuk sebagai berikut: 50 cc DIGROW MERAH  dengan 1 liter air, lalu tuangkan larutan tersebut ke dalam plastik es mambo.
c. Masukkan akar yang dipotong tadi ke dalam larutan di plastik tersebut, hingga posisi akar terendam dalam larutan, selanjutnya ikat dengan karet agar tidak tumpah.
d. 1 pohon boleh lebih dari 1 infusan pada akar yang lain, interval aplikasi 1–2 bulan sekali pada akar produktif yang lainnya.

A. Cara Aplikasi DIGROW untuk Ayam Pedaging

Pada prinsipnya masuknya unsur hara ke dalam tubuh tanaman bisa melalui akar, batang, dan daun. Teknologi Pupuk DIGROW diprioritaskan pada aplikasi melalui semprot ke daun karena lebih efektif dan efisien. Kecuali pada tanaman bermasalah yang tidak mungkin diaplikasikan melalui penyemprotan ke daun, karena tanaman terlalu tinggi, daun terlapisi lilin seperti pisang. Untuk kasus seperti ini, aplikasi dapat melalui sistem injeksi (suntik ke batang).

Frekuensi Aplikasi Pupuk DIGROW secara optimal dilakukan sesuai kondisi kritis tanaman secara umum, kondisi kritis tanaman rata-rata pada tiga fase yaitu:

  • Fase tanaman muda (fase vegetatif) menggunakan pupuk digrow hijau.

  • Fase Primordia bunga (fase generatif) menggunakan pupuk digrow merah.

  • Fase pembesaran buah/umbi menggunakan pupuk digrow merah.

Cara Aplikasi:
Dilakukan dengan menginjeksikan larutan pupuk digrow tanpa diencerkan sebanyak 5 ml/satu batang tanaman pisang. Cara penyuntikan dilakukan dengan menancapkan jarum sedalam 2 cm ke batang dengan kemiringan 45 derajat. Injeksi cairan pupuk digrow kemudian tunggu kira-kira 1–2 menit sampai cairan terserap. Aplikasi diulang 1 bulan sekali.

Dengan demikian, frekuensi aplikasi disesuaikan jenis tanamannya dan panjang pendek dari fase-fase tersebut. Dengan cara ini akan mempercepat panen, memperbanyak tandan buah, rasa lebih manis, daya simpan lama dan kondisi buah akan terisi penuh, sehingga disukai oleh konsumen.

Panduan Cara Aplikasi DIGROW Teknik Tugal atau Kocor pada Biopori, digunakan pada Tanaman (biasanya Tanaman Kelapa Sawit) yang berusia di atas 5 tahun yang biasanya sudah sulit dilakukan penyemprotan ke daun.

Peralatan:
Alat yang digunakan berupa tugal dengan bagian bawah meruncing, terbuat dari besi atau kayu.

Cara aplikasi:

  • Buat lubang Biopori sebanyak 4 (empat) titik di seputar Batang.
  • Jaraknya adalah 15–20 cm dari batang tanaman
  • Kedalaman Lubang Biopori 15–20 cm.
  • Buat Larutan Pupuk DIGROW, dengan DOSIS KONSENTRASI sebanyak 50 ml/liter air.
  • Siramkan Larutan yang sudah jadi, sebanyak 250 ml setiap lubang.
  • Lakukan secara Rutin dengan Interval aplikasi 3–4 bulan.

Kebutuhan Pupuk DIGROW adalah sekitar 4 liter per Ha untuk setiap kali Aplikasi.

Video Panduan Aplikasi DIGROW
Teknik SEMPROT, BOR BATANG, SUNTIK (INJEKSI), INFUS AKAR & TUGAL 

Video Panduan Teknik SEMPROT BATANG

Cara Aplikasi untuk Ternak, Unggas, Ikan, Udang, dll

Pupuk Organik DIGROW, bisa diaplikasikan secara Fleksibel (luwes) disesuaikan dengan Jenis & Kondisi Ternak, Unggas, Ikan, Udang, dll, yaitu :

  1. DICAMPURKAN KE DALAM PAKAN
  2. DICAMPURKAN KE DALAM MINUMAN
  3. DILARUTKAN BERSAMA AIR KOLAM 

Berikut Penjelasan & Video Panduan-nya :
(Klik satu persatu pada tanda panah di pojok kiri tombol di bawah ini)

1. DICAMPURKAN KE DALAM PAKAN

Panduan Aplikasi DIGROW dengan CARA SEMPROT PADA DAUN sangat dianjurkan, karena dengan disemprotkan langsung ke daun, Pupuk Organik DIGROW akan masuk ke mulut daun (stomata). Sehingga Nutrisi yang terdapat di dalam Pupuk Organik DIGROW bisa langsung diolah dalam proses fotosintesa.
Cara Semprot pada Daun ini adalah CARA YANG PALING HEMAT & EFEKTIF.

Peralatan & Cara Aplikasi:

  • Gunakan Tangki Semprot Manual atau Mesin.
  • Dosis Konsentrasi
    • DIGROW HIJAU :
      3 ml / liter Air
    • DIGROW MERAH :
      5 ml / liter Air
  • Atur Nozzle dengan rapat sehingga menghasilkan semprotan yang menyebar & berkabut saja, supaya lebih hemat.
  • Semprotkan secara merata ke seluruh bagian (terutama bagian bawah) Daun & Batang.
  • Bila ada serangan Hama atau Penyakit, Pupuk DIGROW boleh dicampur dengan pestisida jenis apapun termasuk Bakterisida.
  • Mohon diperhatikan juga, apakah Pestisidanya boleh atau tidak jika dicampur dengan DIGROW. 
  • Waktu Penyemprotan adalah :
    • PAGI
      + jam 06.00 – 09.00
    • SORE
      + jam 16.00 – 18.00
    • TIDAK BOLEH Melakukan Penyemprotan Pupuk DIGROW saat Panas Matahari Terik 
    • TIDAK BOLEH melakukan Penyemprotan Pupuk DIGROW pada Malam Hari
    • TIDAK DISARANKAN menyemprot saat cuaca mendung, karena rawan turun hujan.

Panduan Aplikasi DIGROW dengan CARA SEMPROT PADA BATANG, dilakukan pada Tanaman Kehutanan yang diambil Kayunya dan Tanaman Karet yang diambil getahnya yang tingginya sudah tidak bisa lagi dijangkau dengan Teknik Semprot Pada Daun.

Mengapa Tidak dilakukan dengan Teknik Bor pada Batang ?
Karena Teknik Bor pada Batang akan merusak Batang Kayu-nya. Padahal Batang Kayu-nya adalah yang dibutuhkan.

Peralatan & Cara Aplikasi:

  • Gunakan Tangki Semprot Manual atau Mesin.
  • Dosis Konsentrasi untuk Semprot pada Batang ini digandakan dari Dosis Konsentrasi semprot pada Daun, yaitu menjadi :
    • DIGROW HIJAU :
      6 ml / liter Air
    • DIGROW MERAH :
      10 ml / liter Air
  • Atur Nozzle dengan rapat sehingga menghasilkan semprotan yang menyebar & berkabut saja, supaya lebih hemat.
  • Semprotkan secara merata ke seluruh Batang Pohon dan sebagian Daun jika ada Daun yang masih terjangkau.
  • Bila ada serangan Hama atau Penyakit, Pupuk DIGROW boleh dicampur dengan pestisida jenis apapun termasuk Bakterisida.
  • Mohon diperhatikan juga, apakah Pestisidanya boleh atau tidak jika dicampur dengan DIGROW. 
  • Waktu Penyemprotan adalah :
    • PAGI
      sekitar jam 06.00 – 09.00
    • SORE
      sekitar jam 16.00 – 18.00
    • TIDAK BOLEH Melakukan Penyemprotan Pupuk DIGROW saat Panas Matahari Terik 
    • TIDAK BOLEH melakukan Penyemprotan Pupuk DIGROW pada Malam Hari
    • TIDAK DISARANKAN menyemprot saat cuaca mendung, karena rawan turun hujan.

Panduan Cara Aplikasi BOR BATANG, biasanya dilakukan pada TANAMAN BUAH-BUAHAN yang tinggi Tanamannya sudah tidak bisa terjangkau jika dilakukan Teknik Semprot pada Daun.

Persyaratan
Diameter (Garis Tengah) batang tanaman minimal 30 cm

Peralatan
Siapkan peralatan sebagai berikut :

  • Alat bor dengan diameter mata bor 22–25 mm
  • Pipa paralon PVC diameter ½ inchi (mata bor 22 mm) atau ¾ inchi (mata bor 25 mm)
Panduan Aplikasi DIGROW - Teknik Bor

Cara Aplikasi

  • Buat lubang dengan bor pada batang tanaman dengan kedalaman ± 10 cm, ketinggian pengeboran antara 60–80 cm dari permukaan tanah, dengan posisi pengoboran miring 45°.
  • Potong pipa paralon dengan panjang 20 cm, dengan salah satu sisinya miring, dan masukkan pipa paralon tersebut pada lubang bor dengan kedalaman 10 cm (10 cm ke dalam, dan 10 cm ke luar).
  • DOSIS KONSENTRASI :
    Tuangkan DIGROW sebanyak 1 sendok teh ke dalam pipa paralon yang telah dipasang dan isi dengan air bersih hingga penuh, lalu tutup ujung paralon dengan tutup khusus untuk  paralon.
    Gunakan DIGROW HIJAU bila kondisi tanaman kurang sehat, atau sehabis dipanen.
    Dan gunakan DIGROW MERAH bila sedang berbunga/berbuah atau untuk merangsang bunga/buah.
  • Interval aplikasi setiap 40–45 hari sekali. Pemupukan NPK granul harus tetap diberikan setiap 3–4 bulan sekali, untuk memperoleh hasil dan stabilitas produksi yang tinggi.
  • DISARANKAN
    Dibarengi Aplikasi Semprot pada Batang dengan Interval 2 minggu sekali.
  1. JADWAL & DOSIS PEMBERIAN DIGROW pada tiap-tiap Tanaman dan Ternak, Silahkan download BROSURNYA DI SINI : https://pupukdigrow.com/brosur-pupuk-digrow

  2. Di bawah ini adalah 6 CARA APLIKASI DIGROW UNTUK TANAMAN

Di bawah ini adalah 2 CARA APLIKASI DIGROW UNTUK TERNAK

  • DICAMPURKAN KE MAKANAN
  • DICAMPURKAN KE MINUMAN

TAKARAN SEDERHANA MENGGUNAKAN TUTUP BOTOL DIGROW KEMASAN 1 LITER

Takaran Sederhana Botol 1 Liter

 

 

13 Responses

    1. Aplikasi DIGROW pada PADI TABELA :

      PERENDAMAN BENIH :
      Gunakan DIGROW HIJAU 3cc/kg benih, dicampur air secukupnya.
      Rendam Benih selama 24 jam.

      SETELAH DITANAM :
      Umur 25, 35 dan 45 HSS :
      Gunakan DIGROW HIJAU dengan dosis 3cc/liter air (5 tutup/tangki 14 liter).
      Umur 55, 65, 75 dan 85 HST :
      Gunakan DIGROW MERAH dengan dosis 5cc/liter air (7 tutup/tangki 14 liter).

      Pupuk Kimia tetap digunakan dengan Dosis dikurangi 30% dari biasanya.
      Waktu Penyemprotan : pk. 06.00 – 09.00 atau 16.00 – 18.00
      Penyemprotan diarahkan ke Daun bagian Bawah (Ketiak Daun)
      Penggunaan DIGROW sebaiknya 12 – 15 Tangki/Hektar sekali semprot
      DIGROW boleh dicampur bersamaan dengan Pestisida, Fungisida, Insektisida & Bakterisida sekalipun.

    2. Aplikasi DIGROW pada CENGKEH, KOPI, LADA, KAKAO

      MASA VEGETATIF (BELUM MENGHASILKAN) :
      Gunakan DIGROW HIJAU dengan dosis 3cc/liter air (5 tutup/tangki 14 liter).
      Interval sebulan sekali

      MASA GENERATIF (SUDAH MENGHASILKAN) :
      3 kali semprot DIGROW MERAH dengan dosis 5cc/liter air (7 tutup/tangki 14 liter).
      1 kali semprot DIGROW HIJAU dengan dosis 3cc/liter air (5 tutup/tangki 14 liter).
      Gunakan bergantian terus menerus 3 kali MERAH diselingi 1 kali HIJAU dengan Interval 2 minggu sekali.
      Setelah Buah habis/hampir habis, kembali gunakan DIGROW HIJAU dengan Interrval sebulan sekali.

      Pupuk Kimia tetap digunakan dengan Dosis dikurangi 30% dari biasanya.
      Waktu Penyemprotan : pk. 06.00 – 09.00 atau 16.00 – 18.00
      Penyemprotan diarahkan ke Daun bagian Bawah (Ketiak Daun)
      Jika disemprotkan ke Batang, Dosis harus digandakan menjadi 2-3 kali lipat.
      DIGROW boleh dicampur bersamaan dengan Pestisida, Fungisida, Insektisida & Bakterisida sekalipun.

    1. Aplikasi DIGROW pada BUAH-BUAHAN TAHUNAN
      (Anggur, Lada, Kopi, Cengkeh, Kakao, Buah Naga, Apel, Mangga, Jambu, Durian, Jeruk, Kelengkeng, Duku, dsb)

      MASA VEGETATIF (BELUM MENGHASILKAN) :
      Gunakan DIGROW HIJAU dengan dosis 3cc/liter air.
      Interval sebulan sekali

      MASA GENERATIF (SUDAH MENGHASILKAN) :
      3 kali semprot DIGROW MERAH dengan dosis 5cc/liter air.
      1 kali semprot DIGROW HIJAU dengan dosis 3cc/liter air.
      Gunakan bergantian terus menerus 3 kali MERAH diselingi 1 kali HIJAU dengan Interval 2 minggu sekali.
      Setelah Buah habis/hampir habis, kembali gunakan DIGROW HIJAU dengan Interrval sebulan sekali.

      Pupuk Kimia tetap digunakan dengan Dosis dikurangi 30% dari biasanya.
      Waktu Penyemprotan : pk. 06.00 – 09.00 atau 16.00 – 18.00
      Penyemprotan diarahkan ke Daun bagian Bawah (Ketiak Daun)
      Jika disemprotkan ke Batang, Dosis harus digandakan menjadi 2-3 kali lipat.
      Jika diperlukan, DIGROW bisa dicampur dengan Pestisida, Fungisida, Insektisida & Bakterisida secara bersamaan dalam 1 Tangki.

  1. Apakah produk DiGrow pernah diaplikasikan untuk tanaman Lada / Merica? Kalau belum bagaimana kemungkinannya jika diaplikasikan untuk tanaman tersebut? Terima kasih.

    1. Aplikasi DIGROW pada BUAH-BUAHAN TAHUNAN
      (Lada, kopi, Kakao, Cengkeh, Buah Naga, Apel, Mangga, Jambu, Durian, Jeruk, Kelengkeng, Duku, dsb)

      MASA VEGETATIF (BELUM MENGHASILKAN) :
      Gunakan DIGROW HIJAU dengan dosis 3cc/liter air.
      Interval sebulan sekali

      MASA GENERATIF (SUDAH MENGHASILKAN) :
      3 kali semprot DIGROW MERAH dengan dosis 5cc/liter air.
      1 kali semprot DIGROW HIJAU dengan dosis 3cc/liter air.
      Gunakan bergantian terus menerus 3 kali MERAH diselingi 1 kali HIJAU dengan Interval 2 minggu sekali.
      Setelah Buah habis/hampir habis, kembali gunakan DIGROW HIJAU dengan Interrval sebulan sekali.

      Pupuk Kimia tetap digunakan dengan Dosis dikurangi 30% dari biasanya.
      Waktu Penyemprotan : pk. 06.00 – 09.00 atau 16.00 – 18.00
      Penyemprotan diarahkan ke Daun bagian Bawah (Ketiak Daun)
      Jika disemprotkan ke Batang, Dosis harus digandakan menjadi 2-3 kali lipat.
      Jika diperlukan, DIGROW bisa dicampur dengan Pestisida, Fungisida, Insektisida & Bakterisida secara bersamaan dalam 1 Tangki.

    2. Aplikasi DIGROW pada BUAH-BUAHAN TAHUNAN
      (Lada, kopi, Kakao, Cengkeh, Buah Naga, Apel, Mangga, Jambu, Durian, Jeruk, Kelengkeng, Duku, dsb)

      MASA VEGETATIF (BELUM MENGHASILKAN) :
      Gunakan DIGROW HIJAU dengan dosis 3cc/liter air.
      Interval sebulan sekali

      MASA GENERATIF (SUDAH MENGHASILKAN) :
      3 kali semprot DIGROW MERAH dengan dosis 5cc/liter air.
      1 kali semprot DIGROW HIJAU dengan dosis 3cc/liter air.
      Gunakan bergantian terus menerus 3 kali MERAH diselingi 1 kali HIJAU dengan Interval 2 minggu sekali.
      Setelah Buah habis/hampir habis, kembali gunakan DIGROW HIJAU dengan Interrval sebulan sekali.

      Pupuk Kimia tetap digunakan dengan Dosis dikurangi 30% dari biasanya.
      Waktu Penyemprotan : pk. 06.00 – 09.00 atau 16.00 – 18.00
      Penyemprotan diarahkan ke Daun bagian Bawah (Ketiak Daun)
      Jika disemprotkan ke Batang, Dosis harus digandakan menjadi 2-3 kali lipat.
      Jika diperlukan, DIGROW bisa dicampur dengan Pestisida, Fungisida, Insektisida & Bakterisida secara bersamaan dalam 1 Tangki.