DIGROW Terbukti Meningkatkan Hasil Panen Padi 57,14%

Pada Bulan Mei 2013, saya tertarik untuk mencoba menggunakan Pupuk DIGROW pada tanaman Padi saya. Saya menggunakan DIGROW sejak umur 10 HST dimulai dengan DIGROW HIJAU. Sebagaimana yang dianjurkan, saya aplikasikan DIGROW HIJAU sebanyak 3 kali semprot dengan Interval 7 s/d 10 hari sekali.

Setelah disemprot DIGROW, memang Padi saya kelihatan lebih hijau dan segar.

Anakan juga lebih banyak. Bahkan ada yang mencapai lebih dari 50 anakan. Kebetulan saya juga punya Padi yang saya jadikan Pembanding. Lokasinya bersebelahan dengan Padi saya yang menggunakan DIGROW.

Namun, saya sempat heran dan khawatir. Di umur 45 HST, Padi yang saya semprot dengan DIGROW baru keluar sedikit malai. Padahal DIGROW MERAH juga sudah saya aplikasikan. Memang baru sekali semprot saja. Sedangkan Padi di sebelahnya yang tidak saya semprot dengan DIGROW, sudah hampir merata keluar malainya.

Lalu saya disarankan oleh Pak Dion dari DIGROW, agar sabar, sambil tetap mengaplikasikan DIGROW MERAH sesuai Dosis dan Tepat Jadwal. Saran Pak Dion saya lakukan. Saya lanjutkan menyemprotkan DIGROW MERAH di umur 50, 60 dan 70 HST.

Memang benar apa yang dikatakan Pak Dion, bahwa akhirnya keluar juga malainya bahkan lebih lebat dan bernas.

Saat panen, teman-teman yang membantu panenan juga mengatakan, bahwa Padinya lebih anteb (berat). Terbukti, ketika saya lakukan panen Ubinan dengan dengan sampling acak di beberapa tempat, Padi dengan DIGROW menghasilkan bobot yang  jauh lebih berat, hingga membuat saya kaget, yaitu 5,5 kg GKP. Jauh melebihi Padi Pembanding yang hanya 3,5 kg GKP dalam luasan Ubinan yg sama. Luar biasaaaaaa…..

Analisa Usaha Padi Pak Panggung

Saya mengucapkan terima kasih kepada DIGROW, yang telah berkenan membantu Petani Gunungkidul untuk meningkatkan Hasil Panen.

Maju terus DIGROW…..

Bp. Panggung
Kepala UPTD Benih Pertanian
Karangmojo, Kab. Gunungkidul – DIY
HP 0813-9213-1736