Aplikasi DIGROW untuk Sawit
Aplikasi DIGROW untuk Sawit mampu mengatasi Buah Landak atau Buah Jantan (Mandul) serta meningkatkan hasil panen secara maksimal. Peningkatan Hasil Panen Sawit menggunakan Pupuk Organik DIGROW sudah Teruji & Terbukti.
15 KEUNGGULAN PUPUK ORGANIK DIGROW
NO IJIN KEMENTRIAN PERTANIAN
REBULIK INDONESIA
DIGROW HIJAU 02.02.2022.666
DIGROW MERAH 02.02.2022.668
PERBEDAAN PUPUK ORGANIK DIGROW DENGAN PUPUK ORGANIK LAIN
1. Bahan Baku
- Pada umumnya, Pupuk Organik terbuat dari Limbah Organik yang berasal dari Hewan (Kohe, Urine, Jasad, dsb),Tumbuhan (Daun, Buah, Kulit, dsb) maupun Limbah Dapur (Nasi, Sisa Lauk, Sisa Sayur, dsb).
- Pupuk Organik DIGROW terbuat dari Rumput Laut SEGAR dari jenis Ascophyllum Nodosum, yaitu sejenis Rumput Laut Cokelat yang diambil dari Laut Atlantik Utara.
Jadi Pupuk Organik DIGROW tidak terbuat dari Limbah Organik, melainkan dari Bahan Baku yang Segar.
Manfaat Rumput Laut Cokelat Ascophyllum Nodosum untuk Tanaman, Ternak, Ikan & Udang, selengkapnya dapat dibaca DI SINI : https://pupukdigrow.com/manfaat-rumput-laut/
2. Proses Produksi
- Pada umumnya, produksi Pupuk Organik adalah melalui Proses Fermentasi
- Pupuk Organik DIGROW diproduksi secara Ekstraksi dengan Teknologi Nano menggunakan Mesin Pabrikan berstandar Internasional
3. Teknologi & Penyerapan
- Pupuk Organik Lain pada umumnya memerlukan waktu penyerapan sekitar 2-3 jam, sehingga perlu dicampur Perekat untuk mengantisipasi Hujan.
- Pupuk Organik DIGROW sudah ber-Teknologi Nano, sehingga partikelnya sudah sangat kecil, sehingga diserap oleh daun hanya dalam waktu 30-40 menit (tanpa perekat).
4. Kandungan Nutrisi
- Pupuk Organik Lain pada umumnya hanya mengandung sebagian Nutrisi saja, tergantung dari Bahan Dasarnya.
- Kandungan Pupuk Organik DIGROW sudah sangat Lengkap, terdiri dari : Sangat lengkap 16 Unsur Hara Makro & Mikro,17 Jenis Asam Amino Esensial, Hormon ZPT (Auxin, Giberelin, Sitokinin), Unsur Pembenah Tanah (Asam Humat, Asam Fulvat, Asam alginat) dan lain-lain.
Untuk Detil Kandungannya bisa di KLIK DI SINI
5. Praktis & Fleksibel
- Pupuk Organik Lain pada umumnya tidak boleh dicampur dengan Pestisida, karena akan mengurangi manfaat bahkan bisa merusak isi / kandungan dari Pupuk Organik tersebut.
- Pupuk Organik DIGROW, BOLEH dicampur dengan Pestisida apapun, bahkan boleh juga dicampur dengan Bakterisida, tanpa mengurangi Manfaat DIGROW.
MANFAAT DIGROW UNTUK SAWIT
Dan Tanaman lainnya yang dipetik / dipanen berulang seperti : Paprika, Tomat, Terong, Pare, Timun, Labu Siam, Kacang Panjang, Buncis, Oyong, dll
Manfaat DIGROW HIJAU untuk Sawit
- Digunakan pada Masa Vegetatif
- Merangsang & Meningkatkan pertumbuhan Akar, Batang, Daun & Tunas
- Meningkatkan Daya Tahan terhadap Hama & Penyakit
- Memulihkan Tanaman yang sakit
- Memulihkan Tanaman sehabis dipanen
- Memperpanjang Usia Produktif Tanaman
(Umur Tanaman bisa lebih panjang dan tetap berbuah)
Manfaat DIGROW MERAH untuk Sawit
- Memaksimalkan Hasil Panen
- Merangsang & Mempercepat Pembungaan & Pembuahan
- Menguatkan Tangkai Bunga & Buah
- Mencegah Kerontokan Bunga & Buah
- Meningkatkan Mutu & Total Hasil Panen
- Memperpanjang Umur Produktif Tanaman
- Mempertahankan Kualitas Buah Pasca Panen (lebih tahan lama)
KANDUNGAN PUPUK ORGANIK DIGROW
Pupuk Organik DIGROW adalah Pupuk Organik Cair yang terbuat dari Ascophyllum Nodosum, sejenis Rumput Laut Cokelat yang diambil dari Laut Atlantik Utara. Secara Alami, Ascophyllum Nodosum mengandung berbagai macam Nutrisi yang cukup melimpah, diantaranya adalah :
- Mineral Makro &, Mineral Mikro yang sangat lengkap
Yaitu : N, P, K, Mg, S, S, Cl, Ca, Fe, Mn, B, Pb, Cd, Co, As, Mo. - 17 Asam Amino Essensial
Yaitu : Asam Aspartat, Asam Glutaamat, Serin, Glisin, Histidin, Arginin, Threonin, Alanin, Prolin, Tirosin, Valin, Methionin, Sistin, Isoleusin, Leusin, Phenilalanin, Lisin. - Hormon/Zat Pengatur Tumbuh.
Yaitu : Giberelin, Auxin, Sitokenin. - Unsur Pembenah Tanah.
Yaitu : Asam Humat, Asam Alginat & Asam Fulvat) - Dan berbagai unsur Nutrisi lainnya yg dibutuhkan oleh segala jenis Tanaman & Hewan.
Diproses secara Ektraksi dengan Teknologi NANO, membuat Pupuk Organik DIGROW menjadi Pupuk yang mampu memberikan Hasil Panen Maksimal pada segala jenis Tanaman Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Budidaya Perikanan dan Segala Jenis Peternakan.
Berbekal Kualitas International, ISO 9001 dan Standar GMP (Good Manufacturing Practises) DI GROW telah merambah ke berbagai Negara di Dunia. Tidak kurang dari 70 Negara yang sudah menggunakan DI GROW, termasuk beberapa Negera di Africa yang telah menjadikan DI GROW sebagai Pupuk Resmi Nasional di Negara mereka.
Kami telah hadir di Indonesia sejak tahun 2004, dengan Legalitas yang Lengkap, yaitu izin dari Kementrian Pertanian (Izin Deptan), Hasil Uji Laborat, Sertifikat Uji Mutu, Sertifikat Uji ZPT & Mikroba, serta Uji Efektifitas.
CARA PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK DIGROW
- Dosis Pupuk Kimia dikurangi 30% – 50%
- Khusus untuk Tanaman Umbi-umbian (Singkong, Ketela, Kentang, Bawang Merah, Bawah Putih, Wortel, dll) disarankan pengurangan Pupuk Kimia-nya cukup 30% saja.
- Jika diperlukan, Pupuk DIGROW bisa dicampur dengan Pestisida jenis apapun & boleh juga dicampur dengan Bakterisida.
- Kocok dahulu sebelum digunakan
- Aplikasikan sesuai JADWAL, CARA & DOSIS PENGGUNAAN DIGROW
- SEMPROTKAN SECARA MERATA terutama keseluruh bagian Daun
- WAKTU PENYEMPROTAN YANG DISARANKAN adalah :
- PAGI sekitar jam 06.00- 09.00
- SORE sekitar jam 16.00- 18.00
- PERHATIAN : TIDAK BOLEH melakukan penyemprotan saat Matahari Terik atau saat Malam Hari
- Bila kondisinya tidak memungkinkan dengan cara disemprot (misalnya karena pohonnya tinggi, dsb) bisa dilakukan dengan cara : DIKOCOR, SUNTIK BATANG, BOR BATANG, SEMPROT BATANG, INFUS AKAR atau TUGAL
- Jika menggunakan Cara SELAIN Disemprot, maka Dosis Konsentrasinya HARUS DIGANDAKAN menjadi 2 kali lipat.
JADWAL & DOSIS PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK DIGROW UNTUK SAWIT
Dan Tanaman lainnya yang dipetik / dipanen berulang seperti : Paprika, Tomat, Terong, Pare, Timun, Labu Siam, Kacang Panjang, Buncis, Oyong, dll
Cara Aplikasi DIGROW untuk Tanaman Sawit pada tahapan Pre Nursery di Polybag Kecil
- Tahapan Pre Nursery adalah Bibit umur 1-3 bulan
- Gunakan DIGROW HIJAU
- Buat Larutan dengan Dosis DIGROW HIJAU : 3 ml per liter air
- Caranya Disemprotkan secara merata pada Daun & Batang
- Interval penyemprotan 2 minggu sekali, sampai umur 12 minggu (sekitar 3 bulan)
Cara Aplikasi DIGROW untuk Tanaman Sawit pada tahapan Main Nursery di Polybag Besar
- Tahapan Main Nursery biasanya adalah Bibit umur 3-9 bulan
- Gunakan DIGROW HIJAU
- Buat Larutan dengan Dosis DIGROW HIJAU : 4 ml per liter air
- Caranya Disiramkan ke media di polybag
- Kebutuhan per Polybag adalah 50 ml larutan (DIGROW HIJAU + AIR)
- Interval penyiraman 2 minggu sekali, sampai umur 40 minggu (sekitar umur 9 bulan)
Cara Aplikasi DIGROW untuk Tanaman Sawit yang belum menghasilkan (umur di bawah 3 tahun)
- Gunakan DIGROW HIJAU
- Buat Larutan dengan Dosis DIGROW HIJAU : 12 ml per liter air
- Semprotkan secara merata pada Daun & Batang
- Interval penyemprotan 2 bulan sekali
Cara Aplikasi DIGROW untuk Tanaman Sawit yang sudah menghasilkan (umur 3-5 tahun)
- Gunakan DIGROW MERAH
- Buat Larutan dengan Dosis DIGROW MERAH : 16 ml per liter air
- Semprotkan secara merata pada Daun & Batang
- Interval penyemprotan 3 bulan sekali
Cara Aplikasi DIGROW untuk Tanaman Sawit yang sudah menghasilkan di atas umur 5 tahun
- Gunakan Campuran DIGROW HIJAU DIGROW MERAH
- Buat Larutan dengan Dosis 35 ml DIGROW HIJAU + 35 ml DIGROW MERAH + 1 liter Air
- Buat 4 Lubang Biopori di sekeliling Pohon, dengan jarak 15-20 cm dari Pohon, dengan kedalaman lubang sekitar 20 cm
- Setiap Lubang diisi dengan 250 ml Larutan Campuran DIGROW HIJAU, DIGROW MERAH & AIR yang telah dibuat tadi
- Interval pemupukan ini adalah 3-4 bulan sekali
- Pemberian Pupuk Tabur (N,P,K, Boron, ZA, dsb) tetap diberikan seperti Biasa, tetapi dengan Dosis yang dikurangi 50%.
Sistem infus akar bisa juga dilakukan sebagai salah satu alternatif lain untuk tanaman kelapa sawit yang berumur lebih dari 5 tahun yaitu dengan cara sbb :
- Cari akar yang masih produktif, potong akar tersebut
- Buat Larutan dengan Dosis 50 ml DIGROW MERAH per liter air
- Tuangkan larutan tersebut ke dalam plastik es mambo
- Kemudian masukan akar yang dipotong tadi ke dalam plastik berisi larutan tersebut, hingga posisi akar terendam dalam larutan
- Selanjutnya ikat dengan karet agar tidak tumpah.
- Satu pohon Sawit bisa diberi lebih dari 1 infusan pada akar yang lain
- Interval aplikasi 1-2 bulan sekali pada akar produktif yang lainnya.
Cara Aplikasi DIGROW untuk mengatasi Tanaman Sawit Buah Landak atau Buah Jantan (Mandul)
- Bersihkan Piringan Tanaman dari rumput (Sekitar 1,5m – 2m di sekeliling Batang Tanaman)
- Larutkan 0,5 kg Urea + 10 liter air + 250 ml DIGROW MERAH (untuk setiap 1 pohon), lalu siramkan di Piringan Tanaman secara merata.
- Pada hari yg sama larutkan 250 ml DIGROW MERAH +15 liter air (Tanpa Urea), lalu semprotkan sampai basah ke seluruh bagian tanaman termasuk buah landaknya.
- Lakukan secara rutin, dengan Interval Pemupkan 1 bulan sekali, sampai minimal 5 kali aplikasi
TESTIMONI PETANI SAWIT PENGGUNA PUPUK ORGANIK DIGROW